Kmerblog.net – Bulan puasa merupakan ibadah yang wajib bagi seluruh umat Islam. Puasa ini lamanya selama satu bulan dan dilakukan satu tahun sekali yaitu saat bulan ramadhan. Bulan ramadhan juga merupakan bulan yang dinanti-nanti umat Islam. Karena dibulan ramadhan amalan-amalan yang dilakukan akan mendapatkan pahala yang berkali-kali lipat. Termasuk ibu hamil, puasa juga merupakan kewajiban yang harus dilaksanakan, kecuali ada kondisi tertentu yang bisa berbahaya bagi janin. Maka dari itu, saya ada beberapa tips makanan ibu hamil selama bulan puasa agar tetap terjaga kondisinya.

Puasa atau tidak bagi ibu hamil harus melihat kondisi ibu dan janinnya. Apakah dalam keadaan sehat atau tidak. Jika sehat maka ibu boleh melaksanan puasa seperti biasanya. Namun, puasa ketika hamil menu yang dikonsumsi harus benar-benar diperhatikan. Janin harus mendapatkan gizi yang cukup walau ibu sedang puasa. Jika janin kurang mendapat asupan gizi selama puasa, ini akan mempengaruhi perkembangan janinnya. Misalnya, bayi yang lahir bisa kekurangan berat badan, apalagi jika ibu sedang hamil pada trimester pertamanya.

Hamil disaat puasa juga berpotensi terkena accelerated starvation atatu kondisi dimana hormon yang mengatur glukosa darah terganggu dan kadar glukosa darah yang bisa menurun drastis), namun jika ibu bisa mengatur pola makan yang baik selama puasa, ibu bisa terhindar dari kondisi accelerated starvation tersebut.

Resep Ibu hamil Selama Bulan Puasa

Berikut ini makanan untuk ibu hamil yang bisa dikonsumsi saat bulan puasa :

1. Perhatikan menu makan buka puasa dan sahur, usahakan makanan yang dikonsumsi mengandung karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral yang cukup. Beberapa makanan yang mengandung karbohidrat dan gizi yang lain contohnya nasi, ikan, tahu, tempe, buah, sayuran dan susu. Dengan mengonsumsi makanan tersebut janin akan mendapatkan gizi yang dibutuhkannya.

2.K onsumsi makanan yang mengandung karbohidrat kompleks, seperti nasi merah, roti gandum, oatmeal, kacang-kacangan dan juga makanan yang mengandung serat seperti sayur-sayuran dan buah-buahan juga biji-bijian.

3. Konsumsi makanan yang banyak mengandung protein seperti ikan, daging, telur juga kacang-kacangan. Dalam proses perkembangan, janin sangat membutuhkan banyak protein. Jadi pastikan ibu mengonsumsi protein yang cukup untuk perkembangan janinnya.

4. Kurangi makan makanan yang mengandung gula. Makanan manis sebetulnya berguna untuk meningkatkan kadar gula yang turun selama berpuasa. Tapi nanti si ibu menjadi cepat lemas dan cepat lapar. Jadi kurangi makanan atau minuman manis saat puasa. Untuk alternatifnya ibu bisa menyantap buah-buahan yang rasanya manis karena dapat membantu menyediakan energi disaat puasa. Selain itu jika mengonsumsi buah-buahan yang kaya akan serat dapat membantu perut kenyang lebih lama.

5. Kurangi makanan berlemak. Biasanya ketika puasa makanan yang wajib ada saat buka adalah gorengan, yang mana gorengan ini mengandung banyak sekali lemak. Selain itu ada kue, donat, burger, kulit ayam dan lainnya. Alternatifnya ibu bisa mengonsumsi makanan yang mengandung lemak baik yang ada pada buah-buahan seperti alpukat.

6. Perbanyak mengonsumsi makanan berkalsium. Susu, keju, yoghurt, sayuran hijau, ikan termasuk makanan yang memilki kalsium tinggi dan cukup untuk kebutuhan kalsium pada janin.

7. Perbanyak minum air putih. Air putih dapat mebantu ibu dari dehidrasi. Minumlah air putih 1-2 liter sehari. Kurangi jika perlu hindari minuman yang mengandung kafein seperti kopi dan teh karena bisa membuat kita lebih sering buang air kecil yang akan mengakibatkan kehilangan cairan dalam tubuh lebih cepat.

Itulah makanan ibu hamil yang bisa dikonsumsi selama bulan puasa. Untuk tetap menjaga kesehatan janin konsumsilah makanan atau minuman yang mempunyai nilai gizi tinggi. Bila perlu konsultasikan ke dokter makanan apa saja yang baik untu janin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *