Mitos Susu Formula Yang Paling Ditakuti Orang Tua

Kmerblog.net – Susu yang terbaik bagi anak adalah susu ibu (ASI). Setiap ibu pasti menginginkan anaknya meminum air susu langsung dari sang ibu. Namun dalam keadaan tertentu ada pula seorang ibu yang belum bisa memberikan ASI nya kepada anaknya baik karena alasan medis atau memang sang ibu itu belum bisa menyusui atau belum keluar air susu nya. Karena hal itu, sang ibu memilih alternatif lain yaitu dengan memberikan bayinya susu formula. Yang penting sang bayi mendapatkan gizi yang cukup diusia pertumbuhannya itu. Namun jika menonsumsi susu formula, susu pertumbuhan anak yang diberikan haruslah sesuai dengan usianya, karena saat ini banyak sekali jenis susu formula yang dijual di pasaran.

Dari banyaknya jenis susu yang tersedia, biasanya ibu lebih memilih jenis susu yang terkenal diTV atau yang dikonsumsi kebanyakan orang. Namun ada sebagian orang tua yang enggan memberikan anaknya susu formula sebelum menginjak umur 2 tahun. Selain alasan kesehatan, sang ibu juga ada yang percaya dengan mitos yang beredar mengenai susu formula. Ada beberapa mitos tentang susu formula yang sering diperbincangkan dikalangan ibu-ibu, yaitu:

1. Kualitas ASI Dan Susu Formula Yang Berbeda

Bagi ibu yang memberikan anaknya susu formula mempunya persepsi bahwa ASI dan susu formula memilki kandungan gizi yang sama. Meskipun para produsen susu tekah mencoba membuat susu yang mempunyai nilai gizi yang sama dengan ASI, pada dasarnya ada kandungan ASI yang tidak dimiliki oleh susu formula, yaitu antibodi yang berfungsi sebagai benteng pertahanan sang bayi terhadap penyakit. Juga beberapa jenis enzim lainnya, itu tidak akan kita temukan pada susu formula.

2. Susu Formula Bisa Membuat Bayi Gemuk

Kegemukan pada bayi sebenarnya bukan 100% karena kesalahan mengonsumsi susu formula. Namun kandungan kalori yang ada pada susu formula memiliki jumlah yang besar dan tetap sehingga ada aturan penggunaannya. Berbeda dengan ASI yang jumlah kalorinya berbeda tiap ibu. Selain itu pola makan dan minum susunya yang berlebihan. Misalnya ketika bayi rewel, sang ibu langsung memberikannya botol dot berisi susu formula walaupun belum tentu bayi rewel tersebut karena lapar. Itulah yang menyebabkan bayi cepat gemuk.

3. Bayi Mudah Sakit Ketika Minum Susu Formula

Mitos selanjutnya yaitu ketika bayi meminum susu formula maka bayi akan mudah sakit. Padahal pada dasarnya memang bayi belum mempunyai daya tahan tubuh yang sempurna dan lebih rentan terserang penyakit dibandingkan orang dewasa. Oleh karenanya, mengonsumsi ASI jauh lebih baik karena memiliki zat antibodi yang berguna menjaga kesehatan bayi. Namun begitu bukan berarti susu formula yang membuat bayi lebih rentan terhadap penyakit karena memang tidak ada kandungan dalam susu formula yang membuat bayi mudah sakit.

4. Susu Formula Lebih Mudah Diberikan Daripada ASI

Banyak yang berfikir bahwa lebih mudah memberi susu formula daripada ASI. Untuk membuatnya tinggal menyiapkan bahan-bahan seperti botol susu, air panas dan susunya itu sendiri. Padahal, lebih dari itu kita harus memperhatikan penyimpanan botol susunya, pencuciannya dan harus di sterilisasi terlebih dahulu sebelum digunakan agar susu yang diberikan terjamin gizi dan kehigienisannya.

5. Susu Formula Tidak Bisa Memberikan Ikatan Batin Antara Ibu Dan Anak

Banyak yang berpendapat bahwa anak yang diberikan ASI lebih dekat dengan ibunya daripada anak yang hanya diberikan susu formula. Padahal kualitas ikatan batin itu terjalin karena momen kebersamaan yang terjalin antara ibu dan anak.

Itulah beberapa mitos mengenai ASI dan susu pertumbuhan anak alternatif atau susu formula yang sering dibahas. Semoga kita tidak terdoktrin dengan mitos-mitos yang beredar seperti itu. Semoga artikel ini bermanfaat untuk para ibu di seluruh Indonesia.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *